Langsung ke konten utama

Apa Itu Media Sosial?


source : pixabay.com

Postingan pertama saya ini akan membahas beberapa hal tentang dua kata tersebut. Anda yang lahir di abad ke 21 pasti sangat mengenal istilah tersebut bukan? Dan bahkan tak bisa lepas darinya?

Yupp, media sosial atau social media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang waktu dengan melalui jaringan internet. Sedangkan menurut ahli yaitu Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun Web 2.0 ideologi dan teknologi, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generater content. Sosial media menghapus batasan-batasan manusia untuk bersosialisasi, baik ruang maupun waktu, dengan media sosial yang dibantu dengan jaringan internet ini memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi satu sama lain dimanapun berada dan kapanpun, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka, siang maupun malam.

Media sosial termasuk bagian dari micro UGC atau User-Generated Content, dimana userlah yang memiliki keleluasaan berkreatifitas menggunakan media atau platform yang disediakan pengembang. Micro UGC memiliki sifat yang instan, seperti memiliki fitur like, comment, share, dimana user tidak memerlukan keahlian khusus untuk menggunakan media micro UGC ini.

Berikut beberapa contoh media sosial:
Untuk jejaring sosial terdapat Facebook, twitter, instagram, dan line. Forum internet, web log, bookmark social, dan masih banyak lagi. Namun di era kemajuan digital saat ini jejaring sosial lah yang paling banyak digunakan oleh pengguna dunia maya untuk saling berbagi informasi dan komunikasi.

Ada beberapa ciri-ciri dari media sosial, yaitu:

1. Pesan yang disampaikan tidak hanya untuk satu orang, bisa untuk banyak orang.
Selain untuk membagikan pesan secara personal, media sosial juga dapat berbagi pesan untuk yang bersifat publik. Hal ini terjadi karena media sosial selalu memberikan fitur teman atau pengikut untuk setiap penggunanya. Media sosial tanpa teman apalah gunanya. Namun hal ini bisa saja dipersonalisasikan oleh penggunanya, sampai batasan mana saja publik atau user lain dapat melihat content yang ia miliki di akun media sosialnya, publik kah atau privat hanya untuk user yang berteman dengannya.

2. Pesan yang disampaikan tidak perlu melalui gatekeeper.
Berbeda hal nya dengan media massa yang memiliki salah satu elemen yaitu gatekeeper dalam penyaluran pesannya. Didalam media sosial hal ini tidak ada, userlah yang memiliki wewenang dan hak untuk membagikan konten namun tetap pada aturan secara tersistematis dari media sosial tersebut.

3. Pesan yang disampaikan cenderung cepat tersampaikan.
Karena akses internet untuk media sosial semakin mudah dan cepat, maka dari itu proses penyampaian pesan pun semakin mudah dan cepat. Bagi sesama user yang online pada waktu bersamaan tentu akan semakin mudah berinteraksi.
Selain memiliki fitur yang beragam dan dapat memuaskan penggunanya, media sosial juga memiliki manfaat dan dampak buruk bagi pengguna.

Manfaat media sosial

1. Memudahkan akses interaksi bagi pengguna yang terpisah jarak yang jauh, tanpa memerlukan waktu yang lama.

2. Menambah wawasan dan pengetahuan
Selain hanya sekedar berpesanan, dimedia sosial juga banyak berbagi informasi dan pengetahuan oleh pengguna lain dan beberapa grup jaringan komunikasi yang memungkinkan penggunanya saling berbagi.

3. Mendapat informasi yang cepat
Media sosial dapat membuat berita atau informasi diketahui dengan cepat atau viral, bahkan dapat menenggelamkannya dengan cepat pula. Misal seperti twitter dengan fitur hashtag-nya membuat tagar sebuah informasi atau kejadian dikenal cepat sehingga dapat menduduki posisi-posisi atas di twitter. Begitu pula dengan media jejaring sosial lain, dengan fitur like dan share membuat informasi sangat cepat tersebar.

4. Sebagai media promosi produk maupun kampanye politik
Ini sangat membantu bagi mereka para penjual suatu produk atau jasa untuk mempromosikan dan mengiklankan produknya. Serta bagi para politikus untuk berkampanye mengenai program-program yang mereka usung. Lihat saja contohnya, penggunaan twitter dan instagram oleh pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi saat mencalonkan diri. Mereka dengan kreatifnya selalu mengupload kegiatan dan video lucu “tweet jahat” yang dikemas sedemikian rupa untuk menjawab tweet baik dari masyarakat yang pro maupun kontra.

Dampak buruk media sosial

1. Terganggunya privasi
Media sosial umumnya bersifat publik, dimana dijadikan tempat sebagai bersosialisasi dan mengekspresikan diri. Bahkan hal yang terlalu privasi pun juga dibagikan dalam media sosial, padahal harus ada sekat antara informasi yang sebaiknya kita simpan sebagai privasi dan ada informasi yang bisa kita bagikan ke publik. Hal ini sebenarnya tergantung bagaimana user media sosial mengelola sendiri privasinya, agar orang lain tidak menyalahgunakan privasi yang ia bagi tersebut.

2. Menjadikan orang terpencil dari lingkungan sosialnya
Orang yang menggunakan media sosial tentu tidak lepas dengan alat teknologi atau gadget seperti smartphone. Pengguna sosial bahkan terkadang tidak bisa lepas dari smartphonenya, dan yang terjadi adalah mereka hanya peduli dengan apa yang mereka pegang, dan tidak menghiraukan lingkungan sosial mereka yang sebenarnya, sehingga menyebabkan mereka terpencil dari lingkungan sosialnya.

3. Mudah tersebarnya informasi yang tidak benar maupun negatif
Pengguna media sosial setiap tahun semakin meningkat, namun literasi media masih kurang. Sementara informasi semakin terus berkembang, baik informasi yang benar maupun informasi yang tidak benar. Media sosial memiliki peranan penting dalam penyebarannya, karena pengguna yang banyak dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyebarkannya.

4. Boros uang
Penggunaan akan media sosial semakin tinggi, semakin tinggi pula biaya yang dibutuhkan untuk mengaksesnya. Entah penggunaan tersebut memang benar-benar dibutuhkan, atau hanya sekedar dibutuh-butuhkan. Untuk mengakses media sosial membutuhkan kuota ataupun pulsa, yang biayanya memang terjangkau, tetapi jika media sosial yang digunakan tidak efektif dan efisien maka yang terjadi hanya pemborosan.

5. Sulit mengendalikan diri
Media sosial memiliki banyak fitur dan terdapat banyak informasi yang beragam, membuat penggunanya terkadang sulit untuk mengendalikan diri. Baik untuk berbagi status maupun sekedar searching atau stalking akun milik orang lain. Hal tersebut pun juga terkait dengan dampak-dampak buruk media sosial yang lain.

Itulah tadi sedikit pembahasan singkat tentang media sosial beserta manfaat dan dampak buruknya bagi pengguna. So, be wise to use social media, ya guys. Jangan sampai kita hanya sekedar orang “yang membutuh-butuhkan” bukan “yang membutuhkan” media sosial itu sendiri. Postingan selanjutnya saya akan membahas tentang dampak media sosial menurut Bapak Nurudin, Dosen Universitas Muhammadiyah Malang, yang beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicara kuliah umum di kampus saya. So stay tune guys!

referensi tambahan:
http://www.portalsosial.com/2016/08/sosial-media.html
https://www.unpas.ac.id/apa-itu-sosial-media/





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ratusan Anak ikuti Imunisasi MR di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak

Suasana imunisasi yang berbeda dari biasanya yaitu dilaksanakan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak dibawah Jembatan Banua Anyar. Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin baru saja melaksanakan kegiatan imunisasi MR (Musella Rubella) bagi anak-anak bertempat di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di bawah jembatan Banua Anyar yang dimulai pada hari Sabtu kemarin hingga Minggu 28 Oktober 2018 ini. Lokasi ini terbilang berbeda dari kegiatan imunisasi biasanya. Menurut Masliani selaku kepala Puskesmas 9 Nopember, capaian imunisasi MR di kota Banjarmasin masih rendah, yang seharusnya mencapai target 95 %. Hal ini membuat mereka berupaya maksimal mendekati masyarakat agar dapat meningkatkan capaian imunisasi MR. Salah satunya adalah membuka posko bertempat dibawah jembatan Banua Anyar pada akhir pekan ini. Mengingat kampanye imunisasi MR akan berakhir pada 31 Oktober ini. “Kegiatan ini sangat membantu, karena anak-anak saya yang belum sempat ikut program yang sebelumnya, ini susul...

Penjual Pencok dan Smartphonenya

Beberapa hari belakangan ini saya dan teman-teman kelompok pergi ke beberapa tempat di sekitar kampus untuk mencari responden yang akan diwawancarai sehubungan adanya tugas final test mata kuliah New Media semester 4 kuliah saya ini. Mari saya perkenalkan tujuh orang anggota yaitu Yulia, Ira, Arifah, Lley, Sherly, Winda, dan tentu saya sendiri. Kebetulan pada hari minggu saya dan Winda sedang free, kami berencana untuk mencicil tugas wawancara. Kami diberi tugas untuk mewawancara 5 elemen masyarakat yang berbeda yaitu ibu rumah tangga, pelajar, pedagang asongan, karyawan/pegawai, dan guru/dosen.  Topic wawancara adalah seputar pengetahuan mereka tentang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) serta media sosial. Setelah wawancara tersebut direkam, maka tugas kami selanjutnya adalah menganalisis apakah diantara 5 elemen masyarakat tersebut terdapat kesenjangan digital atau digital divide berdasar pada hasil wawancara. 'Mas Bro' saat menunjukkan aplikasi di smartphone mil...

Seminar Nasional Motivasi Al Quran untuk Indonesia Generasi Millenial Penghafal Al Quran

Seminar Nasional Motivasi Al Quran ini tidak hanya dipadati oleh kalangan mahasiswa, tetapi juga pekerja dan orangtua. Lembaga Tahfidz Al Furqon bersama LDK Al Fatih UIN Antasari Banjarmasin baru saja menyelenggarakan Seminar Nasional Motivasi Al Quran dengan tema “Generasi Millenial Penghafal Al Quran” bertempat di Masjid Al Furqan Jalan Bumi Mas Raya. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 ini dihadiri sebanyak lebih dari 300 peserta umum, mulai dari anak-anak, mahasiswa, hingga orangtua. Kedua pemateri saling bergantian memaparkan materi. Acara ini menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama yaitu Fikri Rizalie Ahmad yang pernah menyabet terbaik 3 Hifdzil Quran tingkat nasional yang juga imam muda Banjarmasin, dan pemateri kedua yaitu Zainal Hakim selaku pengasuh Ma'had Tahfidzhul Quran Umar Bin Khattab Banjarmasin yang pernah menjadi juara 3 Hifdzil Quran Internasional di Makkah Al Mukarramah. Para peserta didominasi oleh mahasiswi-mahasiswi ...